5 Fakta Teh Essiac Minuman Dari Empat Bahan Herbal

5 Fakta Teh Essiac Minuman Dari Empat Bahan Herbal

5 Fakta Teh Essiac Minuman Dari Empat Bahan Herbal

5 Fakta Teh Essiac Minuman Dari Empat Bahan Herbal – Essiac tea adalah minuman herbal yang terbuat dari empat bahan yaitu akar burdock, akar rhubarb India, domba coklat kemerah-merahan, dan elm licin.

Teh Essiac merupakan salah satu teh herbal yang populer dan menawarkan banyak manfaat kesehatan. Para pendukungnya mengklaim bahwa teh ini punya kemampuan dalam membunuh sel kanker, merangsang kekebalan tubuh, dan membantu detoksifikasi.

Meski teh Essiac secara luas memberikan banyak manfaat penyembuhan, penelitian ilmiah mencatat bahwa bukti yang mendukung penggunaan teh tersebut belum cukup. Apa saja potensi manfaat yang bisa kita dapat lewat konsumsi teh Essiac? Berikut ini mari kita bahas ulasannya.

5 Fakta Teh Essiac Minuman Dari Empat Bahan Herbal

1. Teh herbal Anti Kanker

Teh Essiac yang terbuat dari campuran herbal di klaim dapat melawan kanker, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan detoksifikasi, dan mengurangi peradangan.

Pada 1920-an, perawat Kanada bernama Rene Caisse mempromosikan teh Essiac sebagai pengobatan kanker alami. Caisse tidak mengembangkan campuran itu sendiri, melainkan menerimanya dari seorang kenalan yang menyatakan bahwa penggunaan tonik itu menyembuhkan kanker payudaranya.

Meskipun teh ini masih di anggap sebagai obat alami penduduk asli Amerika, bukti yang mendukung klaim bahwa teh ini dapat melawan kanker masih terbatas. Selain memiliki khasiat antikanker, teh Essiac juga di percaya dapat meningkatkan detoksifikasi, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan mengurangi peradangan.

2. Kaya Akan Antioksidan

Teh Essiac kaya akan antioksidan dan terbuat dari campuran herbal dengan khasiat yang meningkatkan kesehatan. Penelitian tabung reaksi dan hewan yang di terbitkan dalam Journal of Ethopharmacology tahun 2006 menunjukkan bahwa teh Essiac kaya akan antioksidan dan mungkin menawarkan sifat antiinflamasi.

Empat bahan dasar teh Essiac meliputi:

  • Akar burdock: menurut studi yang di terbitkan Inflammopharmacology tahun 2011, akar ini mengandung senyawa yang terbukti meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki tekstur kulit, dan menstabilkan gula darah.
  • Slippery elm: studi yang di terbitkan oleh Intestinal Research tahun 2014, slippery elm kaya akan antioksidan penangkal penyakit dan dapat membantu mengobati penyakit radang usus.
  • Sheep sorrel: juga di kenal dengan nama ilmiahnya, Rumex acetosella, sheep sorrel telah terbukti memiliki sifat antivirus yang manjur dalam penelitian tabung reaksi Antiviral Research tahun 2011.
  • Rhubarb India: satu penelitian pada hewan The Journal of Pharmacy and Pharmacology tahun 2018 menemukan bahwa rhubarb India mengandung antioksidan tinggi dan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker hati pada tikus.

3. Penelitian Tentang Efek Antikanker Pada Teh Essiac

Penelitian pada hewan dan tabung reaksi menunjukkan hasil yang bertentangan mengenai efek teh Essiac pada pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Dalam beberapa kasus bahkan dapat merangsang pertumbuhan sel kanker payudara.

Karena penelitian pada manusia saat ini tidak tersedia, di perlukan lebih banyak penelitian berkualitas tinggi untuk memahami bagaimana teh Essiac dapat memengaruhi perkembangan kanker pada populasi umum.

4. Efek Samping Yang Perlu Di Waspadai

Teh Essiac dapat menyebabkan efek samping, termasuk mual, muntah, sering buang air kecil, sering buang air besar, masalah kulit, gejala seperti flu, sakit kepala, dan kelenjar bengkak. Teh ini juga tidak di anjurkan untuk perempuan yang sedang hamil atau menyusui.

Penelitian pada hewan Breast Cancer Research and Treatment tahun 2006 juga mencatat bahwa teh ini dapat meningkatkan pertumbuhan sel kanker payudara.

5. Penelitian Mengenai Efektivitas Teh Essiac

Saat ini, penelitian mengenai teh Essiac sangat terbatas. Sebagian besar penelitian yang tersedia dilakukan pada hewan dan sel individu di laboratorium, bukan pada manusia. Meskipun efeknya pada kanker telah dipelajari, penelitian mengenai klaim kesehatan lain seperti sifat detoksifikasi dan peningkat kekebalannya masih kurang.

Faktanya, banyak manfaat kesehatan yang diklaim dari batang teh Essiac hanya dari laporan anekdot. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian mengenai efek potensial teh ini pada kesehatan sebelum dapat direkomendasikan.